BMH dan Tagana Bedah Rumah Warga Tak Mampu di Wagir

Samdani, warga kurang mampu di Dusun Wagir Desa Parangargo Kecamatan Wagir Kabupaten Malang, bisa tersenyum lebar, Jumat (22/2). Rumahnya yang tak layak huni direnovasi sehingga layak huni.

Perbaikan rumah Samdani itu bisa diwujudkan berkat program bedah rumah yang diselenggarakan Pemerintah Desa Parangargo bersama komunitas berbagi didukung oleh TKSK Wagir dan Tagana serta Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Universitas Kanjuruhan Malang.

Bakti sosial berupa bedah rumah itu juga disupport oleh Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) Baitul Maal Hidayatullah (BMH) serta MalangTIMES.

“Satu pekan sebelum dibedah kami bersama relawan telah membersihkan sampah yang berada di dalamnya,” kata Hari Purnomo kepala Desa Parangargo.

Selain bedah rumah, Relawan BMH, juga membawa kedua anak Samdani ke rumah sakit jiwa. Karena kedua anaknya memiliki gangguan jiwa.

”Kedua anak pak Samdani kita antarkan berobat ke RSJ Lawang-Malang,” tambahnya.

Hari juga menyatakan atas nama Pemerintah Desa Parangargo menyampaikan terima kasih kepada BMH, Malangtimes dan semua pihak yang telah membantu meringankan warganya.

Manajer operasional BMH Jatim Gerai Malang Sony Abdul Karim,  menjelaskan bahwa bedah rumah dan  pengentasan orang dengan gangguan jiwa atau ODGJ telah menjadi bagian dari program lembaganya baik pendampingan sampai pemberdayaan.

“Insya Allah, BMH juga akan melakukan bedah rumah warga kurang mampu di wilayah Sukun Kota Malang. Dalam waktu dekat kami juga akan melakukan kegiatan yang sama, yaitu bedah rumah warga kurang mampu di Sukun,” kata Karim.

“Kami mengajak semua pihak terlibat dalam program ini, agar semakin banyak warga yang dapat ditolong dan hidup dengan lebih baik di dalam rumah mereka yang sudah tak lagi layak huni,” tutup Karim.*Mus

Leave a Comment

WhatsApp chat